2018 Minimum Wage Forecast

The Minister of Manpower just issued a notice to all Governors in Indonesia on 13 October 2017 regarding the 2018 minimum wage fixing. The letter contains a reminder to set the minimum wage in accordance with Government Regulation No. 78 of 2015 which includes:

1. Simultaneously announce the provincial minimum wage on 1 November 2017
2. Set and announce the minimum wage of the city/regency no later than 21 November 2017
3. Set the minimum wage according to the formula stipulates by the Government Regulation in question, which is to base it on the yearly inflation rate and gross domestic product (GDP) growth factors.

The letter also include the percentage of the yearly inflation rate and GDP growth that the Governors should refer: 3.72% inflation rate and 4.99% of GDP growth.

The letter indicates that minimum wage increase on 2018 will be within the range of 8-10%. Industries located in the provinces where the regional government always strictly follow the central government recommendation could expect minimum wage increase of 8.71%.

This increment rate would not directly affect the sector-based minimum wage, although the provincial or municipal minimum wage is the base value used by employer association and trade union when negotiating sector-based minimum wage.

Menteri Ketenagakerjaan baru saja mengeluarkan pemberitahuan ke semua gubernur di Indonesia pada tanggal 13 Oktober 2017 mengenai penetapan upah minimum 2018. Surat tersebut berisi pengingat untuk menetapkan upah minimum sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 78 tahun 2015 yang meliputi:

1. Secara bersamaan mengumumkan upah minimum provinsi pada tanggal 1 November 2017
2. Menetapkan dan umumkan upah minimum kota / kabupaten selambat-lambatnya tanggal 21 November 2017
3. Menetapkan upah minimum sesuai dengan rumusan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah yang bersangkutan, yang mendasarkan pada tingkat inflasi tahunan dan faktor pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).

Surat tersebut juga mencakup persentase tingkat inflasi tahunan dan pertumbuhan PDB yang harus diacu oleh Gubernur: tingkat inflasi 3,72% dan 4,99% dari pertumbuhan PDB.

Surat tersebut mengindikasikan bahwa kenaikan upah minimum pada 2018 akan berada dalam kisaran 8-10%. Industri yang berada di provinsi dimana pemerintah daerah selalu mengikuti rekomendasi pemerintah pusat dapat mengharapkan kenaikan upah minimum sebesar 8,71%.

Tingkat kenaikan ini tidak secara langsung akan mempengaruhi kenaikan upah minimum sektoral, walaupun upah minimum provinsi atau kota adalah nilai dasar dalam negosiasi upah minimum sektoral antara asosiasi pengusaha dan serikat pekerja/buruh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s